YURISTGAMEINIGAMEID101

Staf DP2KBP3A Protes Tak diberi Biaya Perjalanan Dinas


Oelamasi, Independen-news.com - Sejumlah staf dan pegawai pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kupang (DP2KBP3A) protes akibat tidak diberi biaya perjalanan dinas.

Salah seorang sumber di DP2KBP3A mengatakan, ia bersama Kepala Bidang Keluarga Sejahtera (KS) dan dua orang staf lainnya diperintah oleh Kepala Dinas sesuai surat tugas melaksanakan perjalanan dinas selama 2 hari ke Kecamatan Semau tanggal 3 - 4 Desember 2019.

Tiga orang yang diberi tugas itu kata sumber, hanya diberi surat tugas oleh pimpinan namun tidak diberi biaya perjalanan dinas sepeser pun oleh pengguna anggaran. Akibatnya, segala biaya selama melaksanakan tugas itu diambil dari uang pribadi masing - masing.

Menurut sumber, selain tidak diberi biaya perjalanan dinas walau sudah melaksanakan tugas selama dua hari, juga semua pegawai di Bidang KS tidak pernah tau seberapa besar anggaran dan jumlah kegiatan, lantaran DPA bidang KS sengaja disembunyikan oleh oknum di sub bagian perencanaan.

Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP2KBP3A, Athos W.P Arka, SH yang dikonfirmasi via sambungan telepon, Rabu (04/12/2019) membenarkan bahwa ia bersama 3 orang staf lain melakukan perjalanan dinas selama 2 hari ke Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang - NTT.

Ia bersama 3 orang staf melakukan perjalanan dinas sesuai Surat Tugas Nomor 094/DP2KBP3A/565/XII/2019 yang ditandatangani oleh Plt. Kepala DP2KBP3A Kain Maus, S.pd, M.Si dalam rangka sosialisasi Ketahanan Keluarga berbasis Kelompok Tribina.

Menurutnya, kegiatan Ketahanan Keluarga Berbasis Kelompok Tribina bersumber dari Dana DAK, sehingga biaya perjalanan dinas bukan urusan bidang melaikan urusan sekretariat dibawah kendali langsung kepala dinas dan sekretarisnya. Bidang Ketahanan Keluarga hanya mengurusi teknis saja. 

Ia mengatakan, Besaran biaya perjalanan dinas tergantung golongan, besaran bisa bervariasi antara 200 ribu hingga 250 ribu per hari. Ia mengaku, kejadian yang dialaminya baru pernah terjadi.

Sementara itu, Kain Maus, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kupang yang dikonfirmasi via sambungan telepon, Rabu (04/12/2019) mengatakan soal biaya perjalanan dinas itu bukan menjadi urusannya.

Sebagai pimpinan katanya, ia hanya membubuhkan tanda tangan semua berkas yang disodorkan padanya. "ya kalau mereka sodorkan SPPD ya saya tanda tangan, kalau mereka sodorkan surat tugas ya saya juga tanda tangan saja,"Ungkap Kain Maus.

Terkait biaya perjalanan dinas, ia menyarankan wartawan untuk bertanya langsung ke Kepala Bidang sebab kegiatan yang dilakukan itu bersumber dari DAK yang diatur oleh Kepala Bidang Ketahanan Keluarga. 

"itu kabid dia langsung over lagi ke kita, sementara uangnya keluar itu kita serahkan ke bidang dan mereka langsung kelola. Pokoknya anggaran keluar saya tanda tangan langsung ke bidang,"Ujarnya.

Ia mengatakan, semua dana sudah diserahkan ke bidang dan dikelola oleh bidang, jadwal kegiatan dan semua administrasi dikerjakan sendiri di bidang ketahanan keluarga. Kepala dinas hanya tanda tangan jadwal dan soal kegiatan diatur sendiri oleh bidang itu. (Sully).

About Author

Berita Terbaru