YURISTGAMEINIGAMEID101

Berkas P-21, TSK Kasus Pembunuhan Ama Lukas Siap Sidang


Oelamasi, Independen-news.com - Berkas Penyidikan Perkara pembunuhan terhadap Lukas Manutede alias Ama Lukas sudah lengkap atau P-21, dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya oleh Polres Kupang siap disidang.

Demikian diungkap Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan, SIK melalui Kasat Reskrim IPTU Simson S.L Amalo, SH, Senin (02/12/2019) via pesan WhatsApp.

Menurutnya, berkas penyidikan perkara pembunuhan Ama Lukas sudah lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Senin 02 Desember 2019. Selanjutnya akan dilakukan serah terima tersangka dan barang bukti (Tahap II) hari ini Selasa 03 Desember 2019.

"Kasus pembunuhan p21 esok limpahkan tahap 2 kaka,"Ungkap Kasat Reskrim IPTU Simson S.L. Amalo, SH.

Sementara itu, Kasie Pidum Kejari Kabupaten Kupang, Nelson Tahik, SH yang dikonfirmasi via sambungan telepon mengaku belum mengetahui persis.

Menurutnya, seluruh berkas penyidikan perkara masih diteliti oleh jaksa peneliti sehingga dirinya belum tau persis siapa yang menyatakan sudah lengkap. 

Untuk diketahui bahwa, peristiwa pembunuhan terhdap Korban Lukas Manudete (60 tahun) warga Rt. 05/Rw. 02 Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang - NTT terjadi pada hari Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 15.00 wita di Kelurahan Naibonat.

Peristiwa pembunuhan terhadap korban, dilaporkan oleh pemilik rumah bernama Yanti Thomas, korban sendiri adalah penjaga rumah milik Yanti Thomas. Peristiwa pembunuhan diketahui hari Senin (18/11/2019) sekitar pukul 07.30 wita.

Saat mendatangi rumah mikiknya pada senin 18/11/2019 itu, dari arah luar tercium aroma busuk dari dalam rumah. Yanti Thomas kemudian memberitahukan kepada tetangganya itu Fredi Elias Mangi dan Soleman P. Polik. Bersama kedua orang saksi, mereka masuk kedalam rumah untuk mengecek isi rumah berkaitan dengan aroma busuk yang tercium itu.

Pelapor bersama dua orang saksi saat berada didalam rumah mendapati korban sudah meninggal dunia, disekitar korban ditemukan banyak bercak darah. Yanti Thomas kemudian melaporkan kejadian penemuan mayat kepada Polres Kupang. 

Mendapat laporan itu, jajaran Polres Kupang langsung menuju lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara, mengumpulkan bukti - bukti, mencari fakta dan petunjuk di TKP. Hasil kerja cepat Reskrim Polres Kupang, maka dalam waktu 1× 24 jam berhasil mengungkap kasus ini.

Dua orang yang diduga sebagai pelaku pun berhasil di identifikasi berdasarkan informasi yang dihimpun di TKP. Dua tersangka itu berinisial PHP (16 tahun) dan EAT (15 tahun) warga Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang - NTT berhasil diamankan hari Selasa (19/11/2019). (Sully).

About Author

Berita Terbaru