YURISTGAMEINIGAMEID101

Polres Kupang Pastikan Proses Kasus Curnak


Oelamasi, Independen-News.com - Polres Kupang membantah terkait berita tentang kasus curnak yang tidak diproses. Penyidik Polres Kupang pastikan akan melakukan proses terhadap kasus Pencurian Ternak (Curnak) yang dilaporkan warga Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang - NTT tanggal 01 Oktober 2019 lalu.

Kasat Reakrim Polres Kupang, IPTU Simson S. L Amalo, SH melalui Kanit Pidum IPDA I Nyoman Gurina Mariana, SH, MH, Kamis (28/11/2019) di Mako Polres Kupang mengatakan, saat ini penyidik tetap proses laporan kasus Curnak.

Ia mengatakan, sejauh tahap penyelidikan ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan korban yaitu Sefnat Ismau. Penyidik pun telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi termasuk terduga pelaku.

Pada tahap penyelidikan akan dilakukan gelar perkara yang sudah dijadwalkan minggu depan. Gelar perkara dilakukan dengan maksud memastikan apakah perkara bisa dilanjutkan dari penyelidikan ke penyidikan atau berhenti.
Foto : Ilustrasi Curnak

"jadi kalau misalnya bilang ini perkara tidak ditangani, saya juga bingung dapat informasi dari mana,"Ujarnya.

Menurut dirinya, dalam gelar perkara nantinya, semua pihak yang hadir akan memberi pendapat dan selanjutnya dapat disimpulkan apakah status perkara dapat diteruskan atau di hentikan.

Semua tahapan perkara katanya mesti dilakukan, sebab polisi tidak ingin terburu-buru melakukan proses dan akhirnya tidak sesuai prosedur. Polisi akan pastikan apakah perkara ini terpenuhi unsur-unsur tindakan pidana atau tidak.

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Bokong, Kecamatan Taebenu minta Polres Kupang segera tuntaskan kasus dugaan pencurian ternak (Curnak) sapi yang telah dilaporkan warga tanggal 01 Oktober 2019. Namun, hingga saat ini hampir dua bulan lamanya, kasus ini belum ada tanda-tanda perkembangan laporan.

Laporan kasus curnak sapi ke Polres Kupang hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan segera dituntaskan. Padahal, berbagai pihak telah dimintai keterangan baik pemilik sapi, saksi-saksi serta surat keterangan kepemilikan sapi dari Kepala Desa Bokong pun telah diserahkan ke penyidik. (Sull)

About Author

Berita Terbaru