YURISTGAMEINIGAMEID101

KCP KSP Solidaritas Desa Tanini diresmikan, ini asetnya!


Oelamasi, Independen-news.com - Kantor Cabang Pembantu (KCP) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Solidaritas di Desa Tanini Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT resmi di resmikan.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah anggota 250 orang dengan aset KSP Solidaritas KCP Tanini mencapai 4 miliar, jumlah uang yang beredar di masyarakat mencapai 3,5 miliar tanpa kredit macet.

Kantor Cabang Pembantu di Desa Tanini, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Kehadiran kantor baru di Tanini mulai digunakan setelah diresmikan Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe di Desa Tanini, Sabtu (19/10/2019).

Turut mendampingi Wabup beberapa pejabat seperti Camat Takari, Yulius Taklal, Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Kupang, Aprianus M. Uly. Hadir pula kepala Desa Tanini, Tokoh Masyarakat juga ratusan anggota Kopdit.

Kepala Kantor Cabang Pembantu di Desa Tanini, Drs. Leo Yos Lela dalam laporannya mengatakan, tahun 2015 mulai penjajakan untuk membuka pelayanan di Desa Tanini. Untuk kepentingan pelayanan, anggota menyimpan dan meminjam uang dilayani di Kantor Cabang Oesao.

Untuk pendekatan pelayanan kata dia, manajemen Kopdit Solidaritas kemudian membuka pelayanan KCP di Desa Tanini. KCP Tanini resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe.

Ketua Kopdit Solidaritas Sta. Maria Asummpta Kupang. Drs. Wilhelmus Jemaan mengatakan, dibukanya KCP semata - mata untuk pendekatan pelayanan bagi masyarakat. 

Ia mengajak masyarakat Desa Tanini untuk mengembangkannya. Potensi Desa Tanini dinilainya sangat besar, Kehadiran kopdit  Ini tentu mau mengangkat martabat kemanusiaan dengan pelayanan dan pendampingan untuk kegiatan produktif dan kesejahteraan.
Wabup Kupang Jerry Manafe memberi sambutan sekaligus meresmikan KCP Kopdit Solidaritas, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Sabtu 19/10/2019.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe pada kesempatan ini menyatakan bangga atas inovasi masyarakat dan Pemdes hadirkan Koperasi. 

Sejalan dengan program Pemkab Kupang yaitu Revolusi 5 P dengan harapan mampu menekan angka kemiskinan maayarakat, apalagi di dukung pula dengan kehadiran lembaga ekonomi mikro di Desa.

Dirinya menyebut bahwa hambatan utama dari sebuah koperasi  karena anggota juga manajemen. Jika SDM pengelola bagus dan manajemen  terbuka, dirinya yakin anggota semakin bertambah.

"Saya sangat percaya kopdit ini pengelolaannya sangat baik. Saya ajak warga untuk masuk koperasi ini. Sayapun akan masuk di Kopdit sebagai bentuk komitmen tidak sekedar omong. Pemimpin harus tunjukan karena ibarat ikan busuk itu dimulai dari kepala bukan dari ekor," katanya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini menambahkan, kopdit ini bukan baru omong tetapi sudah berbuat untuk masyarakat di Tanini. Dirinya meminta untuk tetap memberikan pelayanan yang berkualitas. (*/Sully)

About Author

Berita Terbaru