YURISTGAMEINIGAMEID101

Lestarikan Populasi Kuda Poni, Fapet Undana Gelar Pacuan Kuda


Oelamasi, Independen-news.com - Populasi Kuda Poni atau yang lebih dikenal dengan nama kuda timor kini terancam punah. Sementara generasi muda tidak berminat untuk memelihara kuda poni, populasi yang ada merupakan warisan orang tua. 

Untuk itu, Fakultas Peternakan (Fapet) Undana Kupang mulai tanggal 03 hingga 06 Oktober 2019 akan menggelar lomba pacuan kuda memperebutkan tropi Dekan Fapet Undana Kupang. Lomba pacuan kuda kali ini merupakan pelaksanaan untuk tiga tahun berturut - turut.

Dekan Fapet Undana, Ir.  Gustaf Oematan. M.Si didampingi Pembantu Dekan I, Dr. Arnold Manu dan Ketua Panitia, Ir. Dominggus Osa, MP menyampaikan ini kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (18/9/2019).

Dekan Fapet Undana Kupang, Ir. Gustaf Oematan, M.Si mengatakan, alasan utama memggelar lomba pacuan kuda sebagai upaya mempertahankan plasma nutfa kuda poni yang kini hampir punah. 

Dengan digelarnya pacuan kuda katanya, dapat memberi motifasi bagi masyarakat untuk tetap memelihara kuda poni. Padahal, kuda poni pada zaman dulu menjadi alat transportasi sekaligus memiliki nilai kebanggaan bagi masyarakat yang memeliharanya.

Kuda poni atau kuda asli timor memiliki keunggulan pada ketahanan fisik dari spesies lainnya serta mampu tahan terhadap mutu pakan yang rendah. Oleh karena itu, pacuan kuda inipun bertujuan ingin tetap memelihara mutu kuda poni.

Selain pacuan kuda ungkapnya, Fapet Undana juga mengadakan kontes kuda poni. Kontes kuda poni untuk meneliti kualitas genetik kuda poni. Sebab, mutu kuda poni saat ini mulai berkurang akibat terjadinya perkawinan sekerabat atau imbriding.

Ia mengatakan, dengan menjaga kualitas genetik kuda poni, dipastikan harganya akan semakin tinggi dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dari memelihara kuda poni. 

Ketua Panitia, Ir. Dominggus Osa, MP
menambahkan, tahapan lomba pacuan kuda akan mulai tanggal 26 September hingga 01 Oktober 2019 dengan membuka pendaftaran dan pengukuran tinggi pundak kuda untuk menentukan klas lomba.Technical Meeting akan di gelar tanggal 02 Oktober 2019 dan lomba pacuan kuda dibuka tanggal 03 - 06 Oktober 2019 di Lapngan Pacuan Kuda Lifubatu, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang - NTT.

"Tujuan dari even yang baru tahun ketiga ini tentu kita menjaga agar hewan kuda Timor tidak  punah. Kitapun perkenalkan Fapet kepada masyarakat luas bahwa kita sangat peduli dalam hal pemeliharaan kuda Timor. Inipun juga sebagai arena hiburan bagi pencinta kuda," jelas Dominggus.

Dominggus menambahkan, saat ini beberapa Kabupaten di NTT sudah menyatakan siap ikut berpartisipasi, di antaranya dari Kabupaten TTU,  Rote Ndao, Sumba, TTS, Belu, Malaka, Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Ngada. Panitia juga berharap peserta dari Timor Leste-pun bisa ikut hadir mengikuti lomba.

Terkait biaya pendaftaran, ia mengatakan bahwa untuk klas kuda Timor ini Rp 150.000 sementara untuk klas kuda standart Rp 200.000. Bagi masyarakat yang memiliki kuda diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi. (Sully).

About Author

Berita Terbaru