YURISTGAMEINIGAMEID101

IRDA Kabupaten Kupang Audit Dana Desa Oelfatu

Oelamasi, Independen-news.com - Ispektorat Daerah Kabupaten Kupang, tanggal 25 - 27 September 2019 melakukan audit investigasi terhadap pengelolaan Dana Desa Oefatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang - NTT.

Audit investigasi yang dilakukan Inspektorat itu, fokus pada pemanfaatan Dana Desa yang dikelola mantan Kepala Desa Oelfatu, Luther Baitanu bersama Bendahara Desa Eldat. R. A Fomeni. Selain pemeriksaan administrasi, Inspektorat juga lakukan peninjauan ke lapangan untuk melihat bukti fisik.
Pemeriksa dari IRDA Kabupaten Kupang dibantu masyarakat saat cek pekerjaan fisik. (Foto : GP Ambal)

Audit investigasi oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Kupang, atas laporan dari masyarakat bersama Gerakan Pemuda Ambal yang peduli pembangunan di desa.

Pemanfaatan Dana Desa pada masa Jabatan Kepala Desa Oelfatu, Luther Baitanu bersama Bendahara Desa Eldat R. A Fomeni dinilai janggal serta terindikasi terjadi keruguan keuangan negara.

Sejumlah kegiatan pembangunan yang di danai Dana Desa dinilai tidak bermanfaat bagi masyarakat, ada pembangunan yang mangkrak bahkan ada pula pekerjaan fisik yang tidak dilakukan sama sekali seperti pembangunan embung, gedung PAUD, Taman Desa, Lapangan Bola Volly Permanen dan sejumlah kegiatan fisik lainnya. Parahnya lagi, sebagian upah kerja masyarakat atas kegiatan padat karya tunai (pembuatan pagar kawat dan embung) tidak dibayarkan.
Cek fisik pekerjaan dari Dana Desa. (Foto : GP Ambal).

Ello Taneo, sekretaris GP Ambal, Sabtu (28/09/2019) mengatakan, audit ini merupakan salah satu langkah konkrit yang perlu dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi semua Kepala Desa untuk mengelola keuangan desa dengan benar agar bermanfaat bagi hajat hidup orang desa. 

Dirinya juga merasa kesal lantaran hingga saat ini belum ada laporan akhir masa jabatan dari para mantan Kades di Kecamatan Amfoang Barat Laut kepada penjabat yang telah dikukuhkan sejak bulan Juli 2019.

Motor dinas Kepala Desa sebagai fasilitas yang diberi oleh negara kepada Kepala Desa bahkan masih dikuasai seenaknya oleh mantan kepala desa. Camat Ambal terkesan diam seribu bahasa terdahap hal - hal demikian.
Cek Fisik (Foto : GP Ambal).

Menurutnya, sesuai dengan ketentuan normatif jika ada pergantian kepemimpinan mestinya diikuti dengan Laporan Akhir Massa Jabatan serta serah Terima aset desa kepada pemimpin yang baru sehingga roda pemerintahan dapat berjalan. 

“kami sangat sayangkan hal ini bisa terjadi di Kecamatan Ambal, masa sudah ada pelantikan penjabat tapi tidak ada Laporan akhir masa jabatan dari para mantan Kades ke penjabat Jadi pelantikan hanya simbolik, yang penting habis masa jabatan serahkan jabatan itu tanpa ada laporan," Ungkapnya dengan nada kesal.
Cek Fisik (Foto : GP Ambal)

Pihaknya sudah bersurat ke Dinas PMD Kabupaten Kupang pada tanggal 26 Juni 2019 silam dan meminta kepada pihak kecamatan untuk dapat memfasilitasi semua mantan Kades di Kecamatan Ambal untuk menyampaikan Laporannya dan dievaluasi bersama rakyat. Namun hingga kini belum ada kejelasan. 

Oleh karena itu katanya, dengan kedatangan Inspektorat dalam rangka melakukan audit investigasi di Desa Oelfatu, ia berharap selanjutnya dapat diproses jika ada indikasi penyelewengan anggaran negara. 

Sarus Tenis, Pemuda asal Desa Soliu berharap agar audit oleh Inspektorat juga dapat dilakukan untuk semua desa di Kecamatan Amfoang Barat Laut. (*/Sully).


About Author

Berita Terbaru