YURISTGAMEINIGAMEID101

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Dispendukcapil

Oelamasi, Independen-news.com - Untuk kesekian kalinya, masyarakat kembali keluhkan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kupang. Keluhan kali ini diutarakan oleh masyarakat dari Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang - NTT.

Jitro bersama Ambram Lelan, Warga  Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya, Rabu (28/08/2019) di Kantor Bupati Kupang mengeluhkan soal pelayanan di Dispendukcapil yang dinilai sangat tidak profesional.

Menurut masyarakat, beberapa hal yang menjadi catatan buruk hingga membuat masyarakat kecewa dengan sistem pelayanan di dinas tersebut harus segera diperbaiki.

Pertama : Jam buka loket pelayanan tidak tepat waktu. Setiap hari loket pelayanan baru dibuka jam 10.00 wita, sementara masyarakat sudah antri sejak jam 6 pagi. Belum lama buka loket, pegawai langsung istirahat berjam-jam lamanya.

Kedua : Seluruh pelayanan administrasi kependudukan dikembalikan saja ke Kecamatan untuk memudahkan bagi masyarakat. Apalagi, masyarakat dari seluruh daratan Amfoang mesti merogoh kocek dalam jumlah besar untuk biaya transportasi, biaya makan dan biaya lainnya.

Banyak biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat, waktu dan tenaga namun hanya untuk satu jenis administrasi kependudukan. Itu pun tidak langsung jadi satu hari, masyrakat mesti bolak - balik hanya untuk mengecek ke dinas. "kakak bayangkan saja, berapa banyak uang yang kami keluarkan, belum lagi soal waktu dan tenaga yang terbuang,"Ujarnya.

Ketiga : pegawai terutama di loket pelayanan sering tidak disiplin. Saat jam kerja, para pegawai sering asik bermain HP atau berceritra dengan sesama pegawai dan tidak hirau terhadap masyarakat yang sedang antri.

Keempat : banyak sekali calo berkeliaran di dinas itu. Calo - calo itu sepertinya sudah sangat akrab dengan pegawai sehingga mereka pun selalu didahulukan atau diutamakan bukan masyrakat yang sudah antri lama.

Kelima : semua formulir dibagikan saja ke setiap desa, sehingga masyarakat tidak buang banyak uang hanya untuk datang mengambil formulir di dinas. Dan setelah itu kembali lagi untuk mengisi formulir lalu datang lagi ke dinas.

Sebelumnya, keluhan masyarakat Amfoang disampaikan langsung kepada Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat Sidak di 4 Kecamatan daratan Amfoang, tanggal 7 - 8 Agustus 2019.

Saat itu, dihadapan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, masyarakat Amfoang mengeluh soal sistem pelayanan di Dispendukcapil yang dinilai sangat jelek. Masyarakat mesti mengeluarkan banyak biaya, waktu dan tenaga hanya untuk mengurus kelengkapan administrasi di dinas itu.

Mahalnya biaya transportasi tidak sebanding hasil yang diterima masyarakat. Satu jenis adninistrasi kependudukan, masyarakat harus bolak - balik dan inilah yang membuat masyarakat makin sulit. (Sully).
Foto : Ilustrasi 

About Author

Berita Terbaru