YURISTGAMEINIGAMEID101

Tersandung Kasus, Warga Oesao Huni Rutan Atambua

Oelamasi, Independen-news.com - Salah seorang Warga Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang - NTT, tersandung kasus kriminal dan saat ini menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Atambua.

Warga Desa Oesao, berinisial IP harus mendekam di Rutan Atambua sejak tanggal 26 Juni 2019 untuk proses penyidikan terhadap kasus kriminal yang kuat dugaan di lakukan olehnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Belu, Alfons Loemau, SH, MH melalui Kasie Intel Jhon Purba, SH, Jumat (05/07/2019) via pesan WhatsApp mengatakan, Kejari Belu telah menerima tersangka IP, tahanan titipan di Rutan Klas II B Atambua setelah menjalani proses penyidikan oleh penyidik Direskrimsus Polda NTT sejak Januari 2019.

IP mendekam di Rutan Klas II B Atambua pasca di tetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda NTT untuk kasus pengadaan bibit padi bagi petani di Kabupaten Malaka tanpa hasil uji laboratorium.

Selain penyerahan tersangka IP, Kejari Belu pun menerima penyerahan barang bukti berupa bibit padi sebanyak 45 ton.

Tersangka IP di dakwa melanggar ketentuan Undang - undang Nomor 12 tahun 1992 tentang sistem budidaya tanaman, Pasal 60 ayat (1) huruf c dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun, serta Undang-undang Nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan Pasal 31 ayat (1) dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.

Untuk diketahui bahwa IP adalah Ketua Koperasi Tani Gema Palagung Oesao yang juga sebagai Distributor Pupuk bersubsidi di Kabupaten Kupang.

Kepala Pemasaran PT. Pupuk Kaltim Wilayah NTT, Rendra Jayanegara yang di minta tanggapanya mengatakan, sesuai aturan internal produsen Pupuk PT. Pupuk Kaltim, distributor yang tersangkut persoalan hukum akan diberikan sanksi pemberhentian.

Dirinya mengaku telah menerima surat dari Kantor Pusat PT. Pupuk Kaltim, surat itu masih akan di pelajari. Namun, dirinya juga masih ingin melihat apakah kasus yang terindikasi di lakukan oleh IP selaku Distributor adalah kasus yang dilakukan secara pribadi atau mewakili perusahan. (*/Sully).
Foto : Ilustrasi/Net

About Author

Berita Terbaru