YURISTGAMEINIGAMEID101

Kasus Pembunuhan di Enoraen, Polisi Terima Hasil Otopsi

Oelamasi, Independen-news.com - Kasus pembunuhan terhadap Gunawan Kaesnube (25 tahun) oleh terduga pelaku AT (46 tahun) di Desa Enoraen, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang - NTT, Polisi akhirnya menerima hasil otopsi yang di lakukan oleh tim dokter ahli forensik.

Demikian di sampaikan Kapolres Kupang AKBP Indera Gunawan, SIK melalui Kapolsek Amarasi Timur IPTU Andri Robinson Fanggidae, SH,  Kamis (27/06/2019) via Pesan WhatsApp.

Menurutnya, hasil otopsi dari tim dokter forensik sangat dibutuhkan oleh Polisi untuk mengetahui sebab kematian korban Gunawan Kaesnube (25 tahun) warga kampung Oemoro Rt. 03/Rw. 02 Dusun I Desa Onoraen.

Selain hasil otopsi, Polisi pun telah mengantongi surat penetapan sita Barang Bukti (BB) dari Pengadilan Negeri Kabupaten Kupang.

Terduga pelaku AT (46 tahun) Warga kampung Oemoro Rt. 06/Rw.03 Dusun II Desa Enoraen, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang - NTT, terduga pelaku adalah mertua dari korban.

Akibat perbuatanya, terduga pelaku di sangka melanggar ketentuan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman  maksimal 7 tahun.

Informasi lain yang di himpun Independen-news.com menyebutkan, akibat kematian dari korban Gunawan Kaesnube karena luka tusuk pada dada bagian kanan yang mengakibatkan pendarahan pada rongga dada dan kantung jantung, serta merusak paru - paru kanan dan pembuluh darah utama.

https://www.independen-news.com/2019/06/gunawan-kaesnube-tewas-di-tangan-mertua.html (Sully).

About Author

Berita Terbaru