YURISTGAMEINIGAMEID101

Puskesmas Fatumonas di Bangun Asal Jadi

Oelamasi, Independen-news.com - Terkait pembangunan gedung Puskesmas di Fatumonas, Kecamatan Amfoang Tengah, Wakil Bupati Kupang menilai pembangunan gedung Puskesmas Fatumonas terkesan asal jadi. 

Padahal, pembangunan gedung itu menelan dana sebesar lima miliard lebih yang bersumber dari dana DAK Afirmasi Dinas Kesehatan TA.2018. Walau demikian, hingga bulan Mei 2019 proses pembangunanya belum selesai seratus persen.

Pernyataan Wakil Bupati Kupang, Jery Manafe terlontar saat melakukan Sidak, Kamis (16/05/2019) di Puskesmas Fatumonas. Sidak kali ini, Wabup Kupang turut di dampingi oleh Habel Mbate, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kupang - NTT.

Pantauan Independen-news.com, Wakil Bupati Kupang, Jery Manafe bahkan secara detail memeriksa setiap bagian di gedung Puskesmas Fatumonas.

Menurut Wabup Kupang, beberapa bagian dari bangunan itu terlihat tidak sempurna dalam pengerjaan maupun finishing. Yang paling menonjol terlihat adalah pemasangan kusen aluminium pada pintu dan jendela.

Kusen aluminium pintu dan jendela yang terpsasang tidak melekat pada tembok sehingga terlihat rongga sepanjang 2 centimeter. Untuk menutupi rongga itu, kontraktor kemudian menutupinya dengan potongan gipsum dan ditutupi dengan semen putih Bukan cuma itu, kusen aluminium yang terpasang pada pintu dan jendela pun tidak simetris dengan pasangan tembok gedung.

"Patut di duga, kontraktor menggunakan kusen aluminium tidak sesuai RAB,"Ujar Wabup Kupang.

Selain itu, pemasangan pintu di setiap kamar pun demikian rusak dan tidak tertutup rapat. Hal ini karena kusen aluminium yang tidak simetris, pemasangan engsel pintu yang salah sehingga pintu dapat terbuka ke depan maupun belakang.

Finishing tembok juga tidak rapih. Rongga pemsangan keramik pada tinding dan lantai kamar mandi tidak di tutupi dengan semen putih tapi malah menggunakan semen campuran. Lampu dalam ruang pun menggunakan lampu yang murah dengan kisaran harga tujuh ribu rupiah. Lantai keramik di beberapa ruangan terlihat miring.

Beberapa pekerjaan terlihat jelas belum selesai hingga saat ini, seperti landascape, pembuangan air hujan, serta pekerjaan lainya.

Wabuo Kupang Jery Manafe bahkan tegaskan kepada Yuliana Daga, A.Md Keb, Kepala Puskesmas Fatumonas untuk tidak menandatangani berkas serah terima gedung. 

"saya minta ibu jangan tanda tangan serah terima gedung ya, kali ini saya datang sendiri tapi nanti saya akan datang dengan jaksa dan polisi. kalau ibu berani tanda tangan dengan kondisi gedung seperti ini, saya yakin pasti ada temuan indikasi korupsi,"Tegas Wabup Kupang. (Sully).




About Author

Berita Terbaru