YURISTGAMEINIGAMEID101

Matematika Bukan Pelajaran yang Sulit dan Menakutkan

Oelamasi, Independen-news.com - Mata Pelajaran Matematika, oleh sebagian besar siswa-siswi SD hingga SMP di anggap sebagai mata pelajaran yang sangat sulit dan menakutkan. Padahal, matematika merupakan dasar dari mata pelajaran lainya.

Untuk itu, Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Undana Kupang ingin mengubah pola pikir siswa dan menjadikan matematika sebagai mata pelajaran yang menyenangkan bagi siswa guna menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya dalam bidang matematika.

Demikian tujuan yang ingin dicapai oleh Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Undana Kupang saat menggelar kegiatan Pengabdian masyarakat bersama dosen dan mahasiswa ke XI Kelompok Studi mahasiswa matematika.

Kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa matematika FKIP Undana di buka oleh Wakil Bupati Kupang, Jery Manafe, Kamis (09/05/2019) di Desa Oeteta Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang - NTT. Adapun thema kegiatan pengabdian masyarakat yaitu bereksplorasi dengan matematika.

Wakil Bupati Kupang, Jery Manafe dalam sambutan membuka kegiatan tersebut menyatakan rasa bangga atas kegiatan yang di helat oleh mahasiswa pendidikan matematika FKIP Undana.

Ia mengatakan, kegaiatan mahasiwa perlu di berikan dukungan penuh oleh pemerintah. Pemerintah mesti memberikan nilai yang baik untuk menjadi contoh bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Sebagai mahasiswa yang menekuni bidang studi matematika, perlu juga melihatvrelasi dengan lingkungan sosial (Human Relation). Kegiatan pegabdian masyarakat merupakan bentuk nyata dari Human Relation, ada banyak nilai tambah di masyarakat yang akan di pelajari oleh mahasiswa selama tiga hari pelaksanaan pengabdian masyarakat.

"kalau kita hanya belajar terus dalam ruangan, maka kita tidak akan tau banyak hal. kita butuh relasi sosial dengan sesama,"Ungkap Wakil Bupati Kupang Jery Manafe.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Undana Kupang, Dra Juliana M. H Nenohai, M.Pd mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat ini sejak awal di cetuskan hingga saat ini telah usia 11 tahun. Awalnya di sebutkan bernama studi tour, namun setelah di evaluasi maka kemudian berganti nama menjadi pengabdian masyarakat.

Untuk Kabupaten Kupang katanya, kegiatan serupa telah di laksanakan di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Amarasi, Kecamatan Amabi Oefeto Timur dan Kecamatan Sulamu. Kehadiran Wakil Bupati Kupang Jery Manafe, Kepala Dinas P&K merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap pendidikan.

Kegiatan ini urainya, hendak memperkenalkan bahwa matematika tidak sulit. Siswa sering beralasan jika mendengar pelajaran matematika. Kurikulum pendidikan menuntut agar guru pelajaran matematika mesti membawa anak belajar matematika dari konteks kehidupan nyata. Siswa-siswi tidak boleh di paksa oleh guru untuk menghafal rumus - rumus matematika yang abstrak dan tidak di kenal oleh siswa.

"aktivitas manusia hadir lebih dahulu baru ada matematika, bukan ada matematika baru ada matematika. Karena itu guru - guru harus mulai mengajarkan matematika dari aktivitas baru di temukan bahwa di sana ada matematika. Matematika bukan sekedar angka tapi matematika adalah aktivitas manusia dan ini yang kami mau perkenalkan pada masyarakat,"Ujarnya.

Untuk di ketahui bahwa kegiatan yang di helat oleh mahasiswa pendidikan matematika FKIP Undana Kupang di Desa Oeteta akan berlangsung selama 3 hari dan diikuti sekitar 200 orang mahasiswa dan 6 orang dosen. (Sully).

About Author

Berita Terbaru