YURISTGAMEINIGAMEID101

PAW Anggota DPRD Kabupaten Kupang Tidak Sesuai Prosedur

Oelamasi, Independen-news.com - Pergantian Antar Waktu (PAW) Agustinus Tanau, anggota Komisi B asal Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Kupang di nilai tidak sesuai prosedur. 

Dasar PAW oleh DPP Partai Golkar itu adalah keputusan sepihak Daniel Taimenas sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kupang.

Meskipun demikian, Johanis Mase sebagai  salah satu Pimpinan DPRD sadar betul bahwa PAW itu merupakan kewenangan Partai Golkar. Apalagi, Surat Keputusan Gubernur NTT pun telah di terima dan lembaga DPRD akan segera proses PAW Agustinus Tanau.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase, Selasa (19/02/2019) di ruang kerjanya menyesalkan PAW salah satu anggotanya itu.

Apalagi dasar DPP Partai Golkar melakukan PAW terhadap Agustinus Tanau sesuai keputusan konyol dari Daniel Taimenas sebagai Ketua BK, itu bukan hasil keputusan lembaga DPRD.

Ia mengatakan, tata tertib DPRD mengatur dengan jelas bahwa setiap surat yang di keluarkan oleh lembaga harus di tandatangani oleh Pimpinan DPRD bukan oleh anggota. Atas keputusan PAW itu, pimpinan DPRD menyatakan tidak bertanggung jawab.

"ini keputusan dari oknum yang mengatasnamakan lembaga DPRD Kabupaten Kupang, ini keputusan Ketua BK,"Ungkapnya.

Dalam Tata Tertib DPRD, telah dirumuskan tata beracara di Badan Kehormatan. Mestinya, Pasca BK melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan pelanggaran oleh anggota DPRD, di laporkan ke pimpinan DPRD.

Pimpinan DPRD kemudian sepakat dalam rapat paripurna untuk memutuskan oknum anggota DPRD bersalah atau tidak. Jika bersalah akan di jatuhi sanksi sesuai kode etik DPRD namun jika tidak bersalah harus ada pemulihan nama baik.

Ketua BK DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, hingga berita ini di publikasi belum di konfirmasi.

Untuk diketahui bahwa, hari ini Kamis (20/02/2019) akan di lakukan rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk memutuskan waktu pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa PAW dua Anggota DPRD yaitu Shinta Lado yang telah meninggal dunia dan Agustinus Tanau. (Sully).


About Author

Berita Terbaru

2 Komentar

avatar

Kalau anggota dewan yang terhormat itu
Nyata ada kesalahan atau tdk menunjukan kinerja yang baik atau tdk menunjukan sikap teladan kepada rakyat, harus dipecat tanpa nunggu paw.
Bung DT bertindak benar dan rakyat setuju dan mendukung. Kalau ada yang keberatan akan berhadapan dengan kami rakyat. Bung DT jangan gentar.

Balas
avatar

Kita lihat soal proses PAW itu, apa yang di sampaikan oleh wakil ketua DPRD itu sesuai Tatib di DPRD. Nah, semua anggota wajib patuh dan taat pada Tatib sebagai landasan operasional. Kalau pimpinan saja tidak pernah tau maka beta kira itu juga perlu dipikirkan bersama.

Kita hargai keputusan Partai, semua proses mesti berjalan sebagaimana aturan yang berlaku

Balas