YURISTGAMEINIGAMEID101

Ketua ADKASI Sebut Informasi Penerimaan P3K Hoax

Oelamasi, Independen-news.com - Ketua Asosiasi Anggota DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) wilayah Bali dan Nusa Tenggara tegaskan informasi tentang prose penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagai informasi bohong alias hoax.

Ketua ADKASI Wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Johanes Mase, Senin (18/02/2019) di ruang kerjanya menyatakan secara tegas bahwa informasi tentang penerimaan P3K adalah informasi hoax.

Rekomendasi Rakernas ADKASI secara tegas menolak jika pembayaran tunjangan P3K di bebankan kepada anggaran daerah. Seyogianya, dana APBN sebesar 9 triliun rupiah telah di hitung dan akan di gunakan membayar tunjangan P3K.

Ia menekankan bahwa, pemerintah RI hingga saat ini belum membuka kran penerimaan P3K, ha ini lantaran belum ada regulasi sebagai acuan menerima P3K. 

Jika ada pengumuman tentang penerimaan P3K maka itu bentuk gerakan sabotase yang terstruktur, sistematis dan masif untuk jatuhkan wibawa Pemerintah RI di bawah kendali Presiden Joko Widodo.

"saya himbau kepada semua pegawai honor di NTT bahkan di Indonesia jangan bergeming, jangan capek urus sini sana,"Ungkap Johanis Mase, Wakil ketua DPRD Kabupaten Kupang.

Pemerintah katanya, baru akan membuka penerimaan P3K jika ada perubahan atau penambahan pasal pada Undang - undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

Usulan penambahan Pasal pada Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yaitu tenaga honorer, kontrak, non kontrak, PTT dan kontrak non PNS di angkat menjadi ASN tanpa batas usia dan pengabdian minimal 5 tahun.

Tenaga honor di Indonesia ujarnya, berharap segera ada penambahan pasal yang secara formil dilakukan oleh DPR RI, jadwal perubahan UU tersebut sudah masuk urutan ke 3 prioritas pembahasan di Prolegnas DPR RI.

Oleh karena itu, agar tidak terjadi kegaduhan maka seluruh pegawai honor di minta tetap tenang sambil menunggu hasil perubahan regulasi. Perubahan regulasi menjadi jalan utama untuk menerima P3K, jika belum ada perubahan maka seluruh informasi tentang penerimaan P3K itu hoax. (Sully).
Johanis Mase (duduk - kedua dari kiri), Ketua ADKASI Wilayah Bali Nusra saat Rakernas ADKASI di Istana Negara.


About Author

Berita Terbaru