YURISTGAMEINIGAMEID101

Asusila Bukan Alasan Utama PAW Anggota Fraksi Partai Golkar

Oelamasi, Independen-news.com - Kasus Asusila ternyata bukan menjadi alasan utama DPP Partai Golkar menerbitkan SK Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Agustinus Tanau (AT) anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kupang.

Agustinus Tanau secara di resmi telah di gantikan oleh Helmi Ndoki-Mudin dalam rapat paripurna PAW Anggota DPRD Kabupaten Kupang periode 2014 - 2019.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang, Jerry Manafe, SH, M.Th, Selasa (26/02/2019) di Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang - NTT pasca DPRD Kabupaten Kupang menggelar rapat paripurna PAW anggota DPRD.

Ia mengatakan, persoalan asusila mencuat tahun 2016, sebagai pemimpin partai sudah berusaha meredam, namun arus pemberitaan di media masa menjadi perhatian serius bagi pimpinan pusat partai golkar. Ternyata, kasus asusila yang mendera AT bukan menjadi satu - satunya alasan utama DPP Partai Golkar kemudian menerbitkan surat keputusan PAW. 

"ada banyak alasan dan pertimbangan yang tertuang dalam keputusan DPP menjadi dasar PAW, kasus asusila bukalah satu - satunya alasan, masih ada alasan lain,"Ungkapnya.

Di Partai Golkar katanya, terdapat AD/ART yang menjadi dasar bagi DPP memberi keputusannya. PDLT (Pendidikan, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela) adalah salah satunya. Di samping itu, langkah pencopotan AT oleh partai lantaran Golkar dibawah pimpinan ketua umum Erlangga Hartarto tidak ingin kadernya cacat. 

Apalagi, Golkar membawa tagline 4G yakni Golkar bersih, Golkar bangkit, Golkar maju, Golkar menang sehingga jika ada kader yang cacat, maka sudah tentu akan di bersihkan.

Kendati demikian, Jerry Manafe tetap mengakui bahwa AT merupakan kader Golkar yang cukup mempunyai kemampuan intelektual dan kapabilitas mumpuni, namun apa daya sejak kasus itu mencuat ia telah berusaha melindungi namun tak bisa menyelamatkan AT dari SK PAW. 

Terkait gugatan AT di Pengadilan Negeri Kabupaten Kupang, ia mengatakan bahwa pada dasarnya itu menjadi hak semua warga negara untuk mencari keadilan. Namun, Partai Golkar telah siap menghadapi gugatan.

Sementara itu, Helmy Ndoki - Mudin mengatakan, sebagai kader Partai Golkar dirinya patuh dan taat terhadap perintah partai.

Sebagai anggota DPRD Antar Waktu, dirinya akan berupaya menjadi penyalur aspirasi masyarakat, berusaha membantu persoalan yang di alami masyarakat. (Sully).


About Author

Berita Terbaru