YURISTGAMEINIGAMEID101

Dua Oknum Anggota Polsek Alak di Duga Aniaya Warga Kabupaten Kupang

Oelamasi, Independen-news.com - Dua orang oknum anggota Polisi Polsek Alak Kota Kupang berinisial DYH dan YM di duga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Korban Wilson Soru (38 tahun) warga Desa Tolnaku Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang - NTT, Selasa 01 Januari 2019 di Desa Noelbaki.

Kuasa Hukum korban, Dedy Jahapay, SH mengatakan bahwa dugaan penganiayaan dua oknum anggota Polsek Alak DYH dan YM terhadap kliennya telah dilaporkan di Polda NTT tanggal 04 Januari 2019. "klien saya secara resmi sudah lapor di Polda NTT untuk tindak pidana umum, kami juga lapor ke Polresta Kota untuk tindakan anggota,"Ungkap Dedy Jahapay, SH, Sabtu (05/01/2019) di Kabupaten Kupang.

Tentang kronologis kejadian, Dedy Jahapay, SH menguraikan, penganiayaan yang di alami korban terjadi tanggal 01 Januari 2019 sekitar pukul 20.00 wita di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah. Saat itu, kliennya datang ke rumah kerabatnya untuk salam natal dan tahun baru.

Diuraikanya, Tiba - tiba datang sejumlah anggota Polsek Alak berpakaian sipil menuduh korban mengetahui atau bersama-sama dengan salah seorang DPO tindak pidana pencurian. Saat itu, korban langsung di aniaya dua oknum anggota Polsek Alak DYH dan YM, korban langsung digiring ke Polsek Alak. Namun, setelah tiba di ujung jembatan Noelbaki, dalam kondisi sangat gelap korban diturunkan dari kendaraan dan kembali korban di aniaya.

Korban katanya melanjutkan, langsung tidak sadarkan diri, korban baru siuman tanggal 02 Januari 2019. Oleh salah seorang oknum DHY mengantar korban sampai di Pospol Oesapa kemudian memberikan sejumlah uang transport kepada korban untuk pulang ke rumahnya.

Akibat penganiayaan yang di alami lanjutnya, korban mengalami memar di wajah dan kedua matanya serta rasa sakit di dada dan perut korban.

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra, SH yang di konfirmasi terpisah via sambungan telepon, Minggu (06/01/2019) mengatakan tidak ada kekerasan yang dilakukan anggotanya terhadap Wilson Soru saat dilakukan interogasi di Polsek Alak.

Dirinya menguraikan, tanggal 01 Januari 2019, dirinya memimpin anggota untuk melakukan penngkapan terhadap salah seorang DPO kasus perampokan yang diketahui sedang menuju salah satu kerabatnya di Desa Nolebaki. Saat itu, Polisi mengetahui bahwa salah seorang DPO itu membonceng Wison Soru menggunakan sepeda motor menuju kerabatnya itu.

Ia mengatakan, saat anggotanya ingin menangkap DPO itu berhasil meloloskan diri dan anggota kemudian membawa Wilson Soru untuk mencari keberadaan DPO yang lolos itu. Wilson Soru lalu dibawa ke Polsek Alak untuk pengembangan informasi terkait keberadaan DPO kasus rampok.

Terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap Wilson Soru oleh dua oknum anggota, dirinya menyerahkan proses penyelidikan kepada Propam, nanti akan diketahui apakah benar ada tindakan penganiayaan atau tidak. (Sully).





Surat Tanda Terima Laporan Polisi dugaan penganiayaan oleh dua oknum anggota Polsek Alak

About Author

Berita Terbaru