YURISTGAMEINIGAMEID101

DPD PKS Kabupaten Kupang Optimis Raih Kursi di DPRD


Oelamasi, Independen-news.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kupang optimis peroleh satu kursi di DPRD Kabupaten Kupang pada Pemilihan Anggota Legislatif 17 April 2019 mendatang.

Supardi, Ketua DPD PKS Kabupaten Kupang Rabu (16/01/2019) di Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang - NTT mengatakan optimisme meraih kursi di DPRD Kabupaten Kupang bukan tanpa alasan.

Menurutnya, menatap pesta demokrasi 17 April 2019, DPD PKS Kabupaten Kupang telah pula melakukan konsolidasi internal dengan seluruh jajaran pengurus tingkat kabupaten hingga ke tingkat kecamatan dan tingkat desa, sebab PKS sebenarnya membuka diri untuk masyarakat Kabupaten Kupang, PKS adalah partai yang terbuka.

Diakuinya bahwa pandangan minor masyarakat terhadap PKS menjadi persoalan tersendiri, namun sejatinya PKS juga partai nasionalis dengan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Sebagai partai politik, PKS juga ingin agar ada wakil di DPRD Kabupaten Kupang untuk bersama partai lainnya menyalurkan aspirasi masyarakat demi pembangunan di daerah ini.

Supriadi, Sekretaris DPD PKS Kabupaten Kupang pun menuturkan bahwa untuk mencapai satu kursi di DPRD memang sangat sulit, apalagi untuk 4 daerah pemilihan (dapil) tercatat hanya dapil satu yang memiliki calon, itupun hanya tiga orang saja.

Walaupun demikian, tiga orang caleg PKS itu telah pula bekerja keras untuk meraih simpati masyarakat di basisnya masing-masing, tidak heran jika PKS kemudian optimis peroleh satu kursi di lembaga DPRD Kabupaten Kupang, perjuangan PKS meraih kursi di DPRD sangat berat karena faktor banyaknya kontestan partai politik yang bersaing dalam pileg.

Ia mengatakan, komposisi pengurus DPD PKS  saat ini sudah ada di 24 Kecamatan, 177 Desa/Kelurahan se Kabupaten Kupang, hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan PKS untuk meraih kursi di DPRD.

Diakuinya pula bahwa PKS di bandingkan dengan pileg 2014, caleg seluruh dapil terisi penuh. Namun, untuk tahun 2019,  tercatat hanya dapil satu saja yang memiliki caleg dan itupun hanya tiga orang saja. Hal ini disebabkan karena partai politik makin banyak, sementara minat masyarakat untuk menjadi caleg sangat minim dan juga karena pandangan minor masyarakat terhadap PKS sebagai partai berbasis agama, partai garis keras.

Padahal katanya, PKS tidak seperti apa yang dinilai masyarakat, PKS itu partai nasionalis, Pancasila sebagai idiologi partai. Akibat penilaian minor masyarakat itu kemudian caleg yang berniat menggunakan PKS sebagai kendaraan politik menuju gedung DPRD mundur dengan sendirinya. (Sully).
Supardi, Ketua DPD PKS Kabupaten Kupang (kiri) dan Supriadi, Sekretaris DPD (kanan)

About Author

Berita Terbaru