YURISTGAMEINIGAMEID101

Terkait Keluhan Warga Desa Benu, ini Hasil Mediasi

Oelamasi, Independen-news.com - Terkait keluhan warga Desa Benu soal pengelolaan keuangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Menurut warga, pengelolaan PLTMH sejak tahun 2011 hingga saat ini tidak transparan.

Bukan cuma itu, warga juga persoalkan tentang jadwal nyala yang tidak sesuai hasil kesepakatan, dan juga soal pemutusan sambungan sepihak, biaya tambahan untuk perbaikan alat dan jaringan.

Keluhan warga itu sampai ke telinga Camat Takari yang kemudian berinisitif melakukan mediasi antara warga, pengelola PLTMH dan Pemerintah.

http://kupang.tribunnews.com/amp/2018/12/14/warga-benu-keluhkan-pengelolaan-listrik-mikrohidro

Yulius Taklal, Camat Takari Kabupaten Kupang - NTT,  Selasa (19/12/2018) via sambungan telepon mengatakan bahwa proses mediasi antara warga bersama beberapa pihak terkait telah di lakukan Senin (18/12/2018) di Kantor Desa Benu.

Menurutnya, inti persoalan yang menjadi keluhan masyarakat yaitu transparansi pengelolaan keuangan, mediasi yang dilakukan sebagai respos atas keluhan masyarakat dengan lebih mengedepankan suasana kekeluargaan, sekitar 90 orang pelanggan PLTMH di hadirkan.

Ia mengatakan, hasil mediasinya adalah menugaskan Kepala Desa Benu untuk mencari pengurus KSU Amanekat untuk segera mungkin menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan. Kesepakatan lainnya adalah 17 Kepala Keluarga yang sudah diputuskan sambungan agar segera dipasang kembalu oleh pengelola.

"persoalan utama soal pengelolaan keuangan tang tidak transparan, jadi hasil kesepakatan bahwa KSU Amanekat akan membuat laporan sejak tahun 2011 hingga bulan Desember 2015, sementara Dance Tumuni dari tahun 2016 hingga saat ini dan nanti bulan januari akan dipaparkan di depan masyarakat,"Ujarnya. (Sully).
Mediasi

About Author

Berita Terbaru