YURISTGAMEINIGAMEID101

Kuat Dugaan, Kades Kotabes 'Sulap' Laporan Dana Desa

Oelamasi, Independen-news.com - Kuat dugaan Kepala Desa Kotabes Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang - NTT melakukan aksi 'sulap' alias manipulasi laporan pertanggung jawaban Dana Desa tahun 2017.

Selain kepala desa kotabes, perangkat desa, ketua BPD dan pengelola dana dituding bersama-sama melakukan 'sulap' atau manipulasi laporan pertanggung jawaban dana desa tahun 2017. Sejumlah program dan kegiatan yang dibiayai dari dana desa walaupun fiktif dan ada pula belum selesai di kerjakan namun laporan pertanggung jawaban sudah selesai 100 persen.

Akibatnya, 12 orang warga desa kotabes yang menamakan diri masyarakat penegak kebenaran mengadukan dugaan penyelewengan dana desa tahun 2017 ke beberapa instansi pemerintah maupun lembaga hukum. Dalam suratnya yang juga di peroleh Independen-news.com, Rabu (05/12/2018), warga membeberkan bahwa berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan terkesan 'semau gue' tanpa melalui tahapan sebagaimana diatur.

Masyarakat menilai program dan kegiatan yang dilaksanakan hanya sebagai balas jasa kepada kelompok tertentu yang berjasa dalam pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu. Oleh karenanya, masyarakat melihat pengelolaan dalam pemerintah desa kotabes sudah terlilit KKN.

Dalam surat itu, masyarakat pun membeberkan 23 point kegiatan yang termuat dalam RAPBDes 2017 yang tidak dilaksanakan namun dalam laporan pertanggungjawaban dinyatakan sudah terlaksana sehingga masyarakat kemudian menduga kepala desa dan pengelola dana desa telah dengan sengaja melakukan pertanggungjawaban fiktif dan telah melakukan pembohongan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat meminta pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan yang pengelolaanya menggunakan dana desa kotabes tahun 2017.

Sementara itu, Selvister Bano Kepala Desa Kotabes yang hendak dikonfirmasi Kamis (06/12/2018) di kantor desa kotabes tidak berada di kantornya. Bendahara Desa, Sarah Hako menjelaskan bahwa kepala desa tidak masuk kantor sebab sedang dalam keadaan sakit sudah sejak tiga hari lalu. Ia juga memberi informasi bahwa bendahara desa bersama ketua TPK TA 2017 telah di periksa penyidik Tipikor Polres Kupang. (Sully).
Surat yang dikirim masyarakat desa kotabes yang menamakan diri masyarakat penegak kebenaran, surat ini dikirim ke beberapa instansi pemerintah maupun penegak hukum.

About Author

Berita Terbaru