YURISTGAMEINIGAMEID101

GMIT Oemathonis Noelsinas Berbagi Kasih Bersama Kaum Papa

Oelamasi, Independen-news.com - Sudah menjadi tradisi ketika bertepatan dengan perayaan Natal, Gereja ikut berbagi kasih dengan kaum papa (janda, duda dan  yatim piatu) baik dalam wilayah pelayanan maupun wilayah lain. Begitu pula di Gereja GMIT Oemathonis Noelsinas merayakan natal sekaligus berbagi kasih bersama kaum papa dari tujuh gereja tetangga se Kecamatan Nekamese.

Yosef Lede, Ketua Panitia Perayaan Hari Besar Gerejawi Jemaat GMIT Oemathonis Noelsinas, Jumat (28/12/2018) di Noelsinas mengatakan, tradisi berbagi kasih di Gereja GMIT Oemathonis sudah berlangsung lama, selain merayakan Natal bersama, juga di isi dengan kegiatan lain yaitu berbagi kasih bersama para janda, duda dan yatim piatu dari tujuh gereja. "ini kewajiban kita sebagai manusia untuk saling peduli dan berbagi kasih dengan sesama, ini kegiatan rutin setiap tahun,"Ungkapnya.

Ia mengatakan, Natal bersama dan berbagi kasih dengan kaum papa tujuh Gereja antara itu lain Gereja Haumeni Nisum, Gereja Oemathonis Noelsinas, Gereja Bethel Oeanak, Gereja Lopo Maus Tualeu, Gereja Karmel Tauleu, Gereja Tabernakel Besmarak dan Gereja Oelomin.

Bukan hanya natal bersama dan berbagi kasih katanya, pasca perayaan natal seluruh jemaat GMIT Oemathonis Noelsinas melaksanakan kegiatan reboisasi di beberapa sumber mata air. Kegiatan itu dilakukan dengan maksud tetap menjaga sumber mata air dengan menanam lebih banyak pohon.

Sementara itu, Pdt. Em. Salmun Holbala menyampaikan suara gembala mengatakan jemaat sudah sekian kali merayakan batal, dalam menyambut natal itu, berbagai persiapan dilakukan oleh jemaat baik secara lahiriah mauoun secara iman.

Menurutnya, jemaat dalam merayakan natal tidak melepaskan makna natal dalam hidup sebagai orang yang merayakan natal, bagiamana jemaat  menghayati makna natal sebagai hari kelahiran kristus dalam hidup jemaat tiap hari.

Natal kata dirinya memberi makna soal damai sejahtera, bukan soal ucapan itu tapi bagaimana melaksanakan dalam kehidupan jemaat. Damai sejahtera Allah telah ada dibumi, bagaimana jemaat dapat menghayati makna itu bukan sekedar memperingati.

Damai sejahtera menuntut untuk memahami tentang damai sejahtera dalam diri, keluarga dan jemaat. Jemaat menerima damai dan melanjutkan dalam kehidupan bermasyarakat, berkarya, beraktifitas dalam tugas dan kerja masing - masing agar semua yang dilakukan mendatangkan damai sejahtera. (Sully).
Panitia Perayaan Hari Besar Gerejawi Jemaat Oemathonis Noelsinas bersama perwakilan jemaat yang menerima diakonia secara simbolis.
Yodef Lede, Ketua Panitia Perayaan Hari Besar Gerejawi bersama jemaat.

About Author

Berita Terbaru