YURISTGAMEINIGAMEID101

Puncak musim Kemarau, Poktan Sadar Bangun Desa Oelpuah Panen Jagung

Oelamasi, Independen-news.com - Walaupun pada puncak musim kemarau tahun 2018, kelompok Tani (Poktan) Sadar Bangun Desa Oelpuah berhasil melakukan panen jagung jenis lokal Pit Kuning di atas lahan seluas 2 hektar. Panen perdana dan temu lapang merupakan hasil implementasi program Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) yang di bimbing oleh BPTP Balitbangtan NTT.

Camat Kupang Tengah, Ridolf Tlaan, SH saat melakukan panen perdana Rabu (14/11/2018) di Poktan Sadar Bangun Desa Oelpuah Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang - NTT mengatakan nilai kebersaam atau kerja sama dalam kelompok menjadi kunci keberhasilan petani dalam mengelola tanaman. Sebagai pemilik wilayah dengan potensi lahan pertanian yang memadai mestinya bisa hidup makmur sehingga tidak tergantung hanya pada bantuan seperti Beras Sejahtera (Rastra).

Generasi muda petani mesti terus dibina untuk dapat bekerja keras dan membuat hidup generasi muda lebih berarti bukan malah sebaliknya menjadi beban bagi keluarga. Kabupaten Kupang saat ini menjadi pemasok kebutuhan pertanian bagi masyarakat kota kupang, peluang ini dapat di manfaatkan sebaiknya oleh petani di kecamatan kupang tengah untuk peningkatan taraf hidup dari bidang pertanian. "Petani kerja harus dengan hati, apa yang diinstruksikan ketua kelompok secara bersam mesti dikerjakan oleh anggota demi kemakmuran bersama anggota kelompok,"Ungkapnya.

Anggota kelompok tani jangan hanya berharap pada satu jenis tanaman dan juga berharap hanya satu kali musim tanam. Petani harus menafaatkan sumber daya air untuk kebutuhan pertanian dan tidak membuang begitu saja air ke laut. "kelompok ini harus satu suara, satu hati tidak boleh terpisah, dan jangan buat macam-macam sebab kelompok ini setiap tahun di nilai untuk naik kelas,"Tegasnya.

Ir. Charles Bora, M.Si penanggung jawab kegiatan program PIP bersama tim Peneliti BPTP Balitbangtan NTT mengatakan pasca panen MT I dapat di manfaatkan dengan tanam lagi jenis lain dengan potensi air yang masih tersedia.

Persawahan tasipa miliki potensi yang akan menyamai daerah lain kelak sebab dengan PIP sudah ada bantuan beberapa embung dari pemerintah maka ini akan menjadi potensi lebih baik tahun berikutnya. Persoalan utama sebenarnya adalah ternak warga yang dilepas setelah panen MT I dan persoalan ini menjadi besar ketila petani ingin menanam lagi setelah MT I.


Untuk MT II tahun 2018, kelompok tani Sadar Bangun Desa Oelpuah mampu menanam kagung jenis Pit Kuning sebanyak 2 hektar dan tanaman padi seluas 5 hektar. "oelpuah miliki potensi tinggal bagaimana petani mau bekerja atau tidak dan jika petani mau berbuat maka akan ada bantuan dari pihak lain untuk petani,"Ujarnya.

Harapannya, petani mampu memperluas lahan tanam untuk tahun 2019 maka dengan demikian perencanaan program pendampingan selanjutnya oleh BPTP Balitbangtan NTT. (Sully).

About Author

Berita Terbaru