YURISTGAMEINIGAMEID101

Anggota DPR RI Temukan Indikasi Penyelewengan Dana PIP

Oelamasi, Independen-news.com - Anggota DPR RI menemukan indikasi penyelewengan atau pemotongan dana beasiswa PIP bagi siswa penerima di Kabupaten Kupang, bahkan pemotongan beasiswa PIP itu mencapai jumlah besar dan dilakukan oleh oknum tertentu mengatasnamakan yayasan dan Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Anita Jacoba Gah, SE, Anggota Komis X DPR RI yang membidangi  pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, perpustakaan serta Pemuda dan olahraga, Selasa (13/11/2018) di kantor Bupati Kupang mengatakan soal Pencairan beasiswa PIP ada temuan pemotongan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Seperti yang terjadi di Desa Oeli'i dan Desa Besmarak Kecamatan Nekamese. Bukan cuma soal pemotongan beasiswa PIP, ternyata masyarakat saat akan mebcairkan dana di bank masih ada alasan lain yang menjadi hambatan misalnya alasan nomor rekening tidak sesuai, nama tidak ada dan uang kembali  kas negara.

Untuk itu kehadirannya di Kabupaten Kupang bertepatan dengan masa reses tahun 2018, dirinya ingin memastikan apakah Pemkab melalui Dinas Pendidikan juga  memperoleh informasi yang sama atau tidak, ada banyak siswa di Kabupaten Kupang tidak peroleh haknya dengan baik akibat terjadi pemotongan beasiswa PIP oleh oknum tertentu mengatasnamakan yayasan dan bahkan mencatut nama dirinya.

Dikatakannya, beasiswa PIP diberikan untuk pendidikan anak tidak mampu sehingga penyalurannya tidak boleh ada pemotongan apapun dengan alasan apapun sebab sesuai petunjuk tekni dan peraturan pemerintah tidak bileh ada pemotongan dana dengan alasan apapun. Jika ada pemotongan dana yang disisakan dalam tabungan milik anak penerima manfaat maka hal itu harusnya dijelaskan dengan baik oleh pihak Bank penyalur.

Dirinya menemukan jumlah pemotongan dana PIP mencapai jumlah ratusan ribu rupiah per anak, satu kesalahan fatal lainnya yang dilakukan adalah pembagian dana PIP justeru di rumah warga bukan di Bank dan oknum tertetu yang berperan aktif mengumpulkan anak penerima manfaat. "dinas pendidikan kabupaten kupang tau gak kalau ada pemotongan beasiswa, apalagi jumlah 24 kecamatan dan saya takutnya ada ratusan siswa yang dipotong, ini menguntungkan oknum-oknum jahat,"Ujarnya.

Pemotongan dana PIP baginya bukan persoalan sepele, contohnya di kecamatan nekamese ada empat desa dan ratusan orang siswa penerima beasiswa PIP menjadi korban pemotongan dana. Untuk itu, dirinya memasrikan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. (Sully).

About Author

Berita Terbaru