YURISTGAMEINIGAMEID101

Aneh, ditengah Persidangan Hakim Tipikor Minta Tanggapan Tertulis JPU

Kupang, Independen-news.com - Terasa aneh apa yang dilakukan oleh Majelis Hakim yang mengadili kasus dugaan korupsi Dana Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang - NTT. Sidang ke empat dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi berlangsung Selasa (06/11/2018) di Pengadilan Tipikor Kupang terkuak sebuah fakta menarik.

Pasalnya, di tengah persidangan bahkan telah digelar terhadap pokok perkara dan pada sidang dengan ageda pemeriksaan delapan orang saksi yang di ajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Majelis Hakim malah meminta JPU membuat tanggapan tertulis. Padahal faktanya perkara pokok telah di sidangkan dan terdakwa melalui kuasa hukumnya belum pernah menyampaikan eksepsi sebelumnya sehingga tidak ada peluang Majelis Hakim memberikan putusan sela atau interim meascure.

Alasan yang dikemukakan oleh Majelis Hakim yaitu Prancis Sinaga, SH. MH sebagai Hakim Ketua didampingi Drs Gustap M.P Marpaung, SH dan Ibnu Kholik, SH, MH sebagai Hakim Anggota pada akhir sidang lanjutan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dana desa meminta agar JPU menyampaikan tanggapan secara tertulis, Majelis Hakim beralasan dakwaan yang di buat oleh JPU tidak sinkron dengan fakta.

Ketua Majelis Hakim, Prancis Sinaga, SH, MH sebelum menutup sidang meminta JPU dalam surat tanggapan tertulisnya mengacu pada Pasal 143 Kitab Undang - undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Setelah JPU menyampaikan tanggapan tertulis kemudian di serahkan kepada Kuasa Hukum Stefanus Maakh dan Daud Pandie sebagai terdakwa satu dan dua untuk memberikan jawabannya.

Ketua Majelis Hakim, Prancis Sinaga, SH, MH enggan memberi komentar saat di mintai tanggapannya pasca sidang terkait permintaan kepada JPU untuk membuat tanggapan tertulis. Dirinya beralasan bahwa majelis hakim dilarang memberi komentar terkait perkara yang sedang berlangsung dan jika ingin memperoleh informasi dapat menghubungi Humas Pengadilan Tipikor. (Sully).
Sidang Lanjutan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa di Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang -NTT Selasa 06/11/2018 dengan agenda pemeriksaan saksi.

About Author

Berita Terbaru