YURISTGAMEINIGAMEID101

Naomi Bisinglasi : Saya Tidak Ingin Hanya Numpang Lewat

Oelamasi, Independen-news.com -Awalnya dipinang oleh Partai Politik sebagai salah satu Bakal Calon Anggota Legislatif mungkin hanya bertujuan memenuhi kuota 30 persen keterwakilan unsur perempuan sebagaimana di syaratkan oleh regulasi. Namun setelah ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap, ternyata pemikirannya berubah dan tidak ingin hanya numpang lewat untuk sekedar memenuhi kuota perempuan.

Adalah Naomi P. A Bisinglasi, S.Sos, salah satu Calon Anggota DPRD Kabupaten Kupang Nomor Urut 5 asal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Kupang Tengah, Kecamatan Kupang Timur, Kecamatan Amabi Oefeto dan Kecamatan Taebenu, bahwa sebagai Caleg Perempuan dirinya tidak  ingin hanya numpang lewat atau sekedar penuhi kuota perempuan 30 persen sebab banyak kesibukan lain yang harus dikerjakan.

Pemikirannya berubah pasca resmi mendaftar sebagai Bacaleg dan setelah ditetapkan sebagai calon tetap maka komitmen dan motivasi dalam dirinya kemudian muncul untuk bekerja keras menjangkau sampai ke pelosok daerah di empat kecamatan yang menjadi medan juangnya merebut simpati masyarakat. Tekad kuat untuk bekerja keras itu mulai diwujudkan dengan menjangkau wilayah yang menjadi daerah "garapan" dan mengenal lagi lebih banyak orang, dengan kerja keras dan mengenal lebih dekat basis masa pendukungnya pasti hasil kerja keras itu akan memberikan hasil yang memuaskan.

Hal yang ingin diperjuangkan oleh Isteri dari C. I Benny Sain ini ketika rakyat kemudian memilihnya sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang periode 2019 - 2024 adalah membantu menyelesaikan persoalan nyata yang dialami masyarakat dengan apa yang ada padanya. Selama beberapa waktu menelusuri pelosok wilayah 4 kecamatan, dirinya menemukan kesulitan - kesulitan di masyarakat dan yang paling parah sebenarnya adalah kesulitan air bersih.

Menurut ibu 6 orang anak ini yang ditemui Selasa (15/10/2018) di Tarus mengatakan Kesulitan air bersih terutama untuk konsumsi mesti di alami oleh masyarakat di Desa Bokong dan beberapa wilayah dusun di Desa Noelbaki, betapa kesulitan air bersih yang dialami masyarakat sudah berada pada tingkat memprihatinkan. Contohnya, di Desa bokong terpaksa masyarakat hanya konsumsi air dari kali, maka untuk kesulitan itu dirinya ingin berbuat sesuatu untuk mengatasi persoalan tersebut, apa yang akan dilakukannya bukan hanya karena alasan sebagai Caleg tapi sudah merupakan panggilan hati untuk membantu masyarakat.

Sebagai politisi perempuan PKPI Kabupaten Kupang, mantan wartawati salah satu media cetak di NTT ini melihat bahwa perempuan di desa harus didorong dan dilatih dengan suatu ketrampilan produktif sesuai kebutuhan pasar untuk dapat menjadi alternatif lain sumber pendapatan keluarga. Pelatihan ketrampilan bagi kelompok - kelompok perempuan seperti ketrampilan menjahit, tenun dan krans bunga, jenis ketrampilan ini menjanjikan sebagai sumber pendapatan bagi perempuan di desa. Segelumit kesulitan ini akan coba diatasi secepatnya, dan ketika nanti dipercaya oleh masyarakat maka catatan itu yang harus terus diperjuangkan.

Ketika banyak perempuan di Kabupaten Kupang tidak tertarik terjun langsung ke dunia politik yang keras dan cenderung berwajah maskulin, dirinya justru berpandangan bahwa politik tidak sekeras apa yang dibayangkan perempuan. Baginya, memberi makna terhadap politik itu adalah bahwa politik harus diterima dengan hati dan dirasakan pula dengan hati pasti tidaklah seberat yang dibayangkan.

Kedekatan perasaan sebagai sesama perempuan, hubungan emosional sesama perempuan menjadikan pemilih perempuan di 4 kecamatan Dapil I yakin akan memiliki salah satu lagi perwakilan di DPRD Kabupaten Kupang, harapan perempuan jika ada tambahan wakil perempuan dilembaga legislatif dapat mewujudkan kebutuhan masyarakat terutama perempuan sebab perempuan di desa tidak melihat seperti apa intrik - intrik politik, yang terpenting adalah soal terpenuhinya kebutuhan masyarakat.

Sebagai Caleg, dirinya optimis dapat meraih satu kursi dari Dapil 1, keyakinan kuat itu lantaran dirinya merasa sudah bekerja dan akan terus maksimalkan potensi dan sumber daya yang dimilikinya. (yesy)

About Author

Berita Terbaru