YURISTGAMEINIGAMEID101

Korupsi Dana Desa, Kepala Desa Kuimasi dan Ketua TPK Resmi di Tahan

Oelamasi, Independen-news.com -  Kepala Desa Kuimasi dan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tennggara Timur resmi di tahan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang dan untuk sementara menjadi penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Kupang.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Ali Sunhaji, SH, MH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus ( Kasie Pidsus) Noven V. Bullan, SH, M.Hum Senin (01/10/2018) mengatakan  Daud Pandie, Kepala Desa Kuimasi bersama Stefanus Maakh Ketua TPK Senin 01 Oktober 2018 sekitar pukul pukul 16.30 wita resmi ditahan di Rutan Klas IIA Kupang setelah keduanya terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani serangkaian pemeriksaan. Saat di giring ke Rutan Kupang, kedua tersangka turut didampingi oleh Kuasa Hukumnya yaitu Filmon Polin, SH, MH.

Link berita terkait :http://www.independen-news.com/2018/09/korupsi-dana-desa-kades-kuimasi-dan.html?m=1

Diberitakan sebelumnya, sesuai hasil penyidikan tim Kejari Kabupaten Kupang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka  terhadap dugaan penyalagunaan pengelolaan program dan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa, ditemukan beberapa item pekerjaan fisik dan pemberdayaan masyarakat yang belum selesai dikerjakan, bahkan ada paket pekerjaan yang tidak selesai. Pekerjaan fisik berupa 1 buah gedung posyandu masih minus 26 persen, 1 buah gedung balai serba guna minus 30 persen sementara bantuan WC sehat tidak selesai dikerjakan.

Terdapat beberapa item pekerjaan sudah selesai dikerjakan namun tidak sesuai RAB, ada indikasi kuat terjadi mark up harga satuan. Item pekerjaan dimaksud adalah perkerasan jalan tahun anggaran 2017 dan rabat beton tahun 2016. Sementara pemberdayaan masyarakat berupa pengadaan ternak kambing dan ternak babi tidak lengkap diberikan kepada masyarakat penerima bantuan.

Untuk bantuan ternak kambing dan babi, tim menemukan bahwa selain ada markup harga pembelanjaan tidak sesuai harga dalam APBDes yaitu Rp. 1.100.000 per ekor, juga pemberian ternak kepada kelompok pun berbeda sebab ada kelompok yang menerima 5 ekor dan ada juga 6 ekor bahkan ada kelompok terima 7 ekor tapi sudah ada markup harga. (yesy).

About Author

Berita Terbaru