YURISTGAMEINIGAMEID101

Terbongkar, Ini Isi Nota Bupati Untuk DPRD Kabupaten Kupang

Oelamasi, Independen-news.com - Isi Nota Bupati Kupang untuk DPRD Kabupaten Kupang terbongkar dan kini di ketahui publik. Isi Nota Bupati Kupang  itu terkait perhitungan APBD Kabupaten Kupang Tahun 2017 hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT yang dibacakan pada Sidang I Masa Persidangan II DPRD tahun 2018.

Yosef Lede, Ketua DPRD Kabupaten Kupang memimpin langsung rapat paripurna yang dihadiri pula oleh Johanes Mase Wakil Ketua DPRD, Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno, anggota DPRD serta Maclon Jhoni Nomseo Penjabat Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kupang.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yosef Lede saat membuka secara resmi rapat paripurna Senin (10/09/2018) mengatakan rapat paripurna yang dilaksanakan merujuk pada keputusan Badan Musyawarah DPRD Nomor 06/Banmus/DPRD/2018. Sebelum mengesahkan dan membuka secara resmi rapat paripurna, terlebih dahulu mencabut masa skors sidang sebelumnya tanggal 16 Mei 2018.

Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno mewakili Bupati Kupang Ayub Titu Eki menyampaikan nota perhitungan APBD 2017. Nota Perhitungan  APBD  telah dilakukan koreksi atau penyesuaian berdasarkan hasil audit oleh BPK RI Perwakilan NTT sehingga angka - angka dalam nota perhitungan APBD 2017 telah sesuai dengan hasil audit BTK RI Perwakilan NTT.

Realisasi APBD tahun 2017 terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar 1,141 triliun rupiah dari target sebesar 1,208 triliun atau 94,39 persen. Rincian Realisasi APBD terdiri dari Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 119 milliard dari target 142 milliard (83,86%). PAD meliputi penerimaan Pajak Daerah 18,846 milliard, retribusi daerah 5,797 milliard dari target 14,42 milliard (41,29%), kekayaan daerah yang di pajakan 15,728 milliard (100%) dan lain-lain PAD yang sah 78 milliard dari target 97 milliard (80,71%) termasuk bagi hasil pajak dan Dana Alokasi Umum.

Pendapatan Dana Alokasi Khusus (DAK) 183 milliard dari target 220 milliard (83,29%) termasuk lain-lain pendapatan daerah yang sah serta bagi hasil pajak provinsi.

Belanja Daerah sebesar 1,220 triliun dari target 1,3 triliun (93,23%) terdiri atas Belanja Langsung 657 milliard dari target 677 milliard (96,99%) meliputi Belanja Pegawai 453 milliard dari target 465 milliard (97,34%), Hibah 7 milliard dari target 7,7 milliard (99,18%), Bantuan Sosial 200 juta dari target 645 juta (31,01%), Bagi hasil kepada provinsi, kabupaten dan desa 650 juta (100%), bantuan keuangan 193 juta dan biaya tidak terduga 2 milliard dari target 2,5 milliard (87,90%).

Belanja Langsung 562 milliard dari target 630 milliard (89,22%) meliputi Belanja Pegawai 396 milliard dari target 44 milliard (88,34%), belanja jasa 309 milliard dari target 335 milliard (92,27%) dan belanja modal 213 milliard dari target 250 milliard (85,30%).

Pembiayaan Daerah 111 milliard dari target 109 milliard (101,61%), Silpa 2016 110 milliard dari target 108 milliard (102,16%) dan penerimaan kembali penyertaan modal daerah 928 juta dari target 1,5 milliard (61,92%). Pengeluaran pembiayaan daerah 10 milliard dari target 10 milliard (100%) dengan demikian Sisa Lebih Perhitungan APBD 2017 sebesar Rp. 22, 376, 131, 933, 34. (Jesy).

About Author

Berita Terbaru