YURISTGAMEINIGAMEID101

Pemkab Kupang gelar FGD Kawasan Pemukiman Perbatasan Oepoli

Oelamasi, Independen-news.com - Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan Focus Group Discussion penyusunan perencanaan kawasan permukiman perbatasan lokasi prioritas II di Oepoli Kecamatan Amfoang Timur Kamis (13/09/2018) di Aula Kantor Bupati Kupang.

Kegiatan ini dihadiri stakeholder dari berbagai kalangan baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Dengan pemateri utama dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Pengembangan Permukiman,Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Plt. Sekda Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo mengatakan Pemerintah Kabupaten Kupang sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan seluruh stakeholder yang melaksanakan penyusunan perencanaan untuk daerah ini.

Nomseo menuturkan bahwa Oepoli Kecamatan Amfoang Timur merupakan beranda terdepan NKRI yang harus ditata,  di desain dan dibangun secara baik. Dengan adanya penyusunan semua infrastruktur yang akan dibangun di daerah ini dapat menjadi harapan baik karena melihat kembali pembangunan-pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya selalu asal jadi. Sering pindah-pindah membangun karena masalah tanah tidak cocok dan lain sebagainya akibat perencanaan yang tidak baik. 

Ryandika, perwakilan Tim Teknis Dit.PKP Kementerian PUPR mengatakan  penyelenggaraan pengembangan kawasan permukiman khusus di kawasan perbatasan diperlukan suatu perencanaan yang terarah,terpadu dan implementatif.

Oleh karena itu Sub Direktorat Kawasan Permukiman Khusus, Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman pada tahun anggaran 2018 menyusun Perencanaan Kawasan Permukiman Perbatasan Lokasi Prioritas II Oepoli Kabupaten Kupang.  Diharapkan,  perencanaan tersebut dapat menjadi panduan pengembangan kawasan perbatasan sehingga dapat tumbuh menjadi kawasan layak huni,  berdaya saing serta berkelanjutan. Kesejahteraan masyarakatlah yang menjadi prioritas utama. Masukan dari semua pihak sangat diperlukan demi penyempurnaan perencanaan sehingga bisa memperoleh hasil yang komprehensi. (*/yesy)

About Author

Berita Terbaru