YURISTGAMEINIGAMEID101

Bupati Kupang Ayub Titu Eki Konsisten Tolak HGU PT. PGGS

Oelamasi, Independen-news.com - Bupati Kupang Ayub Titu Eki secara tegas menyatakan tetap konsisten menolak Setifikat Hak Guna Usaha (HGU) PT. Panggung Guna Ganda Semesta (PT. PGGS) yang kini di akuisisi oleh PT. Puncak Keemasan Garam Dunia (PT. PKGD) diatas lahan seluas 3.720 hektar terbentang antara Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah hingga Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur. Penegasan ini sekaligus menepis rumor bahwa Buapti Kupang Ayub Titu Eki telah berdamai dengan PT. PGGS serta mengakui HGU.
Bupati Kupang Ayub Titu Eki saat memberikan keterangan pers Jumat (31/08/2018) diruang kerjanya menguraikan beberapa alasannya menolak HGU PT. PGGS.
Menurutnya, PT. PGGS selama ini tidak pernah melaksakan infestasi di Kabupaten Kupang, sehingga HGU itu dipakai sebagai alasan mengeruk uang dari masyarakat kemudian di nikmati di Jakarta. Buktinya, selama ini tidak ada geliat usaha tapi kemudian PT. PGGS menjual lagi Sertifikat HGU kepada PT. PKGD dalam bentuk akuisisi. Proses pengalihan HGU dari PT. PGGS kepada PT. PKGD dinilai sebagai kroni-kroni kapitalisme, infestasi bodong dijadikan alasan kuat mengeruk uang dari lahan masyarakat.
Alasan berikut katanya, masyarakat pemilik lahan makin bertambah miskin sementara orang lain menikmati kekayaan dari lahan masyarakat. Terjadi Flight of Capital atau perpindahan uang dalam jumlah besar dari Kabupaten Kupang ke daerah lain untuk meraup keuntungan.
Hal yang paling mendasar lanjutnya, masyarakat pemilik lahan merasa tidak pernah menerima ganti rugi memadai apalagi proses penyerahan lahan saat itu dibawah intimidasi. "ada rumor yang saya dengar bahwa sudah mengakui HGU dan mau berdamai dengan PT. PGGS, ini keliru besar dan memutarbalikan fakta,"Ungkapnya. (Jesy)

About Author

Berita Terbaru