YURISTGAMEINIGAMEID101

BPTP NTT Kembangkan Kebun Percobaan di Waingapu

Kupang, Independen-news.com - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT mengembangkan kebun percontohan di Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Kebun percontohan (KP) Waingapu merupakan salah satu dari empat KP yang berada dalam naungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Timur.

Dr. Ir. Sophia Ratnawati, M.Si peneliti Peternakan sekaligus Koordinator Program dan Evaluasi BPTP NTT, Rabu (29/08/2018) via pesan WhatssApp mengatakan KP yang dikembangkan sebagai wahana pembelajaran atau pelatihan dan diseminasi inovasi teknologi hasil Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 

Fungsi utama KP katanya adalah untuk pelaksanaan kegiatan lapang litkaji, konservasi ex-situ koleksi plasma nutfah, sebagai tempat perbanyakan benih dan show-window inovasi teknologi. KP Waingapu mempunyai luas areal 113 hektar terdiri dari lahan untuk sistem usaha tani 17,22 hektar, pembibitan 2,29 hektar, plasma nutfah 3,04 dan lahan untuk penananaman leguminosa (pakan ternak) seluas 6,49 hektar.

Dalam upaya mendukung pencapaian program empat target sukses Kementeriaan Pertanian, keberadaan KP sangat penting untuk mendukung kegiatan litkaji untuk menghasilkan teknologi spesifik lokasi, produksi dan benih sumber dan sarana diseminasi (show-window inovasi teknologi) bagi komoditas tersebut.

Kegiatan pengelolaan KP Waingapu saat ini katanya, selain kegiatan yang sifatnya rutin yaitu administrasi, juga melaksanakan kegiatan perbaikan padang penggembalaan yang berlokasi di Desa Kambatatana, Kecamatan Pandawai dimana masyarakat setempat menyebutnya Milipinga. Perbaikan padang penggembalaan yang sedang dikerjakan oleh staf KP Waingapu adalah melalui penanaman  tanaman pakan ternak seperti lamtoro tarramba sebanyak 2400 pohon pada lahan seluas 2 hektar, indigofera sebanyak 3000 pohon pada lahan seluas 1,5 hektar serta tanaman gamal seluas 2,5 hektar. 
Penanaman lamtoro tarramba dan indigofera dilakukan dengan menggunakan biji yang dikoker terlebih dahulu, sementara penanaman gamal dilakukan dengan menggunakan stek.

KP Waingapu dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dikepalai oleh Yeremias Bombo, SP dan dibantu oleh 5 orang staf terdiri dari 1 orang tenaga administrasi, 3 orang tenaga teknisi dan 1 orang pengemudi. Enam orang staf ASN inilah yang menjalankan gerbong KP Waingapu, dimana wilayah kerjanya bukan saja di Kabupaten Sumba Timur tapi juga merambah hingga kabupaten tetangganya yaitu Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya (SBD) terutama dalam mengawal dalam mensukseskan program strategis Kementerian Pertanian seperti UPSUS padi, jagung dan kedele (Pajale), sehingga petani di  wilayah ini semakin baik kesejahteraannya. (SR/MK/Jesy).

About Author

Berita Terbaru